Sabtu, 26 Mei 2012

Jeritan Hatiku "UNTUKMU" Yang Kuberi Cinta

Sengaja kutulis jeritan hatiku "untukmu" yang kuberi cinta. Masih dengan satu pengharapan yang sama agar engkau dapat dengan mudah menemukan goresan suara hati ku. Jeritan tangis "untukmu" yang kuberi cinta.

Aku terus berusaha mencari tahu keberadaanmu. Dan syukur beberapa waktu lalu aku dapat menemukan nomor ponselmu. Sesaat kebehagiaan begitu membuncah di hatiku. Mendung di langitku serasa menghilang. Kuncunpun bermekaran. Meski tak dapat kita bertemu, mendengarkan suaramu, mengetahui keadaanmu sudah cukup membahagiakan hatiku.

Tapi, beberapa minggu kemudian engkau menghilan, Nomor ponselmu pun tak dapat kuhubungi.Hatiku mulai gelisah. Dan ketika siang itu ponselku berdering, sederet nomor yang sudah kuhapal luar kepala muncum, darahku seresa lebih cepat mengalir. Engkau menelponku.

Hingga sore itu entah untuk yang keberapa kali engkau menelpon ku. Dan kau katakan bahwa kau telah bersama "DIA". Menyatu dan mengikat janji suci dengan"NYA". Jujur ku akui aku terkejut, hatiku serasa hancur. Aku sangat terpukul. Padahal aku sadar, aku pun telah terikat dalam sebuah ikatan suci.

Untuk beberapa saat aku terpuruk. Ada kesedihan yang mengendap di dadaku. Ada perih terasa menggores sanubari ku. Itu semua membuat hatiku kacau, rinai desember memenuhi hari-hariku.

Hingga di awal pergantian tahun beberapa bulan lalu, aku tersadar. Dan aku tersenyum. Aku bahagia. Aku tak perlu lagi mencemaskan keadaanmu. Kamu pasti sudah bahagia. Sudah ada yang menjaga mu melebihi penjagaan do,aku. Ada yang menyayangi dan mencintaimu, dan pasti sayang dan cintaya"NYA" jauh lebih besar dari sayang dan cintaku padamu.

Cintaku, jika kau suatu saat nanti menemukan serpihan suara hati ini, bacalah dengan perlahan, agar tak ada satu bagian pun yang tertinggal. Tak ada maksud apa pun di balik ini semu. Aku hanya berharap engkau mengerti, betapa saat kepergian mu di setiap malam-malam sunyi ku, aku merindukan mu.

Mungkin seumur hidupku aku tak akan pernah bisa melupakanmu, tapi setidaknya aku akan berhenti memikirkanmu. Engkau kan tetap ada di bagian terdalam hatiku, dan dengan tulus dan ikhlas aku telah memaafkan semua yang telah kau lakukan padaku, meski engkau tak pernah memintanya. Asal kau tahu aku resah dengan bayanganmu yang masih saja menghantui kehidupanku.

Aku kan terus berusaha melupakanmu. Semoga "DIA" bisa membuatmu lebih bahagia. Semoga "DIA" adalah sosok sempurna yang kau cari dan semoga "DIA" bisa menerimamu seutuhnya. Aku benar-benar tulus mendo'akan mu. Bahkan do'a ku untukmu terkadang terlalu berlebihan. Tapi do'a-do'aku itu tulus, setulus rasa cintaku untukmu. Yang tak pernah mengharapkan balasan apa pun darimu.  Semoga Tuhan selalu melindungi mu dan semoga Tuhan selalu memberikan kebahagiaan untukmu bersama"NYA"

Aku telah menemukan seseorang sebagai pengganti mu, dan aku tak mencari pengganti yang sempurna seperti mu. Aku lebih bahagia, karena seseorang itu lebih mencintai aku dengan tulus. Dan dengan hidup denganku dia merasa bahagia. Seseorang yang merasa betapa beruntungnya dia memiliki ku.

Aku tahu mencintai tak harus memiliki, mencintai adalah ketika melihat yang kita cintai itu bahagia. Dan kebagahiaanmu ada bersama "DIA". BAHAGIALAH ENGKAU BERSAMANYA. "Tolong sampaikan pesanku  padanya" untuk mencintai dan menyayangimu selamanya. Karena aku takkan pernah rela melihatmu terluka apalagi menderita. Jika kamu punya sedikit waktu luang, sedikit saja, tolong do'akan aku juga untuk kebahagiaanku. "Untukmu" yang kuberi cinta.



39 komentar:

  1. good day, peace and happiness to you, do not forget to stop by again friends, awaited

    BalasHapus
  2. afternoon visit, how are you friend .. I already follow # 30 #
    Sorry, because the book here tanu error continues, t5erpaksa my visit here my guest book contents
    I hope you pass up a visit back in my blog, I was always waiting for a friend
    thank you

    BalasHapus
  3. engkau yang kucintai
    kini telah pergi
    bersama perebut cinta suci
    dan no hp telah engkau ganti
    sungguh aku sakit hati

    hikz hikz....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cinta itu sebuah jalan.Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen...Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja...

      Hapus
    2. Anisa @ makasih

      @sahabat Angga : Jika perasaan bisa datang dan pergi begitu saja aku ingin perasaan ini pergi menjauh dariku, agar ia tak menghantui hidupku.

      Hapus
    3. cinta memang datang tiba tiba
      tak perduli siapa dia
      dan darimana asalnya

      menyesal mengapa aku kenal dia hikz …

      makasih juga aida…

      Hapus
    4. itulah cinta...
      sungguh tak pernah ada sesal mengenalnya
      karena dia telah memberi berjuta warna
      meski kini ia meninggalkan luka

      Hapus
    5. luka cinta susah sembuhnya
      tapi kalau dah dapat gantinya
      walau tak seperti dia
      akan lebih membawa bahagia

      namun ga bisa ganti cinta

      hikz...

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Mencintai memang tak selalu harus memiliki ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar Mi, terkadang mencintai harus merelakan pergi.

      Hapus
  6. Sejujurnya artikel ini, percis nasibku yg sedang aku rasakan.. SUNGGUH...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau begitu sabar yach, cinta akan menemukan jalannya. relakan kepergiannya. sakit sih memang tapi menahannya akan lebih sakit terasa.

      Hapus
    2. Iya, mungkin Tawakal dan sabar jalan terbaik untuk menenangkan hati ini..

      Hapus
  7. Dicintai itu adalah hal yang sangat membahagiakan
    tapi... tidak ada salahnya kita mencintai seseorang dengan setulus hati dan ke ikhlasan karena semua itu adalah kodrat dari manusia
    dan yang lebih membahagiakan jika kita saling mencintai sehingga tak ada satupun yang mampu mengalahkan cinta...
    Kisah ini kembali mengosek hatiku yang telah lama kupendam akan mencintai seseorang dan tiada mampu untuk melupakannya...do'a dan terus berdo'a yang bisa kita lakukan agar orang yang kita cintai hidup bahagia dan tidak kurang satu apapun....akupun sudah meng-ikhlaskan dia hidup dengan yang lain
    salam buat sahabatku...

    BalasHapus
  8. Dicintai itu adalah hal yang sangat membahagiakan
    tapi... tidak ada salahnya kita mencintai seseorang dengan setulus hati dan ke ikhlasan karena semua itu adalah kodrat dari manusia
    dan yang lebih membahagiakan jika kita saling mencintai sehingga tak ada satupun yang mampu mengalahkan cinta...
    Kisah ini kembali mengosek hatiku yang telah lama kupendam akan mencintai seseorang dan tiada mampu untuk melupakannya...do'a dan terus berdo'a yang bisa kita lakukan agar orang yang kita cintai hidup bahagia dan tidak kurang satu apapun....akupun sudah meng-ikhlaskan dia hidup dengan yang lain
    salam buat sahabatku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia telah ku relakan berbahagia dengan yang lain. semua itu karena aku mencintai dan menyayanginya. meski cintaku telah dibalas dengan sangat menyakitkan. aku telah memaafkan tanpa ia meminta maaf.

      Hapus
  9. Sabar,Tawakal dan ikhlas ya bu atas semua ujian hidup dari Allah ini
    saya pribadipun mengalaminya cuma kebalikan dari ibu karena suami saya masih tetap menyimpan perasaan cinta pada mantan pacarnya dulu ini saya ketahui dari puisi-puisinya
    salam kenal ya bu...maaf kok saya jadi curhat..wkwkwkwk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin bukan menyimpan perasaan itu, tapi perasaan itu yang tak mau pergi meski telah diusir berkli-kali.
      bukan membela tapi itu yang aku rasa. aku juga cuma bisa menuliskannya lewat kata, itu untuk mengurangi sesak di dada.

      Salam kenal kembali, gak masalah curhat di sini. senang kalau aku bisa jadi sahabat curhat Kharisma

      Hapus
  10. cinta itu 'meskipun' dan bukan 'karena' :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yach....
      cinta itu meskipun
      mencintai meski dilukai
      menyayangi meski didustai
      merelakan meski tersakiti

      Hapus
  11. sangat mengharu biru dan ungkapan jujur dari nurani yang berkecamuk antara rindu, dan kecewa, tapi berusaha untuk ikhlas, siapakah gerangan yang dimaksud?, sungguh beruntunglah dia, ternyata dibelahan dunia yang lain ada yang mencintainya selain pasangan hidupnya sekarang.
    percayalah DIA akan memberikan yang terbaik untukmu kelak..amin
    salam sehat selalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. Terima kasih.

      Hapus
    2. saya follow#34 dan memberi g+
      salam sehat selalu

      Hapus
  12. asik bener nih tulisannya sobat...

    BalasHapus
  13. tulisan yang bagus .... jadi tambah ngenes

    BalasHapus
  14. Cinta itu datang dan pergi dengan tak terduga. Kita harus siap segalanya. Dan apabila dia pergi mungkin itu yang terbaik buat kita.

    Salam dari SR11. :)

    BalasHapus
  15. cinta itu indah... yeah..

    salam kenal, ditunggu kunjungan baliknya Sob,.
    makasih

    BalasHapus
  16. Hadir lagi pagi ini untuk support. selamat beraktifitas Sobat

    BalasHapus
  17. kunjungan perdana nih kak..
    hehe..
    aku nyimak aja yak.. *hikz

    BalasHapus
  18. Tidak bosan bosan support blog ini.
    Support
    support
    SUPPORT

    BalasHapus
  19. Sangat Bermanfaat,Jangan Lupa Ikut Partisipasi Di Award Top Komentator Diary Online Ya..Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih kembali tuk infonya.....

      Hapus
  20. Yang sabar dan tetap semangat...

    I like tulisannya...
    Support ya sob...

    BalasHapus
  21. Hadir lagi di pagi ini. Semoga tambah sukses dan bahagia selalu. Amin

    BalasHapus

Blog ini DOFOLLOW. Tuliskan comentar Anda, Anda akan mendapatkan blaclink secara otomatis.