Jumat, 20 Juli 2012

Puisi Jiwaku

Aku memujamu 
Dalam setiap bait puisi jiwaku
Menyebutmu....
Dalam setiap larik rindu yang kian beku
Kenangan ini telah membuku di hatiku
Lembaran-lembarannya takkan pernah hilang
Aku kan selalu menjaganya
Sama seperti aku menjagamu dalam setiap bait do'aku
Kalau saja aku mampu melupakanmu
Kalau saja aku mampu menghapus bayangmu
Takkan pernah ada syair rindu yang pilu
Kasih sejatiku....
Sejenak bukalan jendela kamarmu
Lihat rembulan itu....
Ia tersenyum menyapamu
Dan ia membawa selembar puisi rinduku yang syahdu





 

20 komentar:

  1. Sejenak Hadir ikuti lantunan rindu
    yang kurasa bukanlah sembilu
    bukan pula lantunan yang pilu

    Aida..
    jangan lagi tersakiti oleh rindu
    biarkan rindu menyatu bagaikan salju
    Namun Jangan terlarut dalam kalbu

    Aida..
    Salam hangat ku haturkan untukmu
    Untuk menghiasi isi harimu
    Agar kau tak lagi sembilu

    Aida..
    Tatap mentari di depan matamu
    hilangkan semua rasa yang pernah membiru..

    Terimakasih Miss Aida..


    Aryocahyalesmana
    BoekanPoejangGa

    BalasHapus
    Balasan
    1. tiada tempat tuk melabuhkan rindu
      tiada dermaga tuk menyadarkan kasih
      rindu ini telah kubakar bersama terik mentari
      namun ia tak hilang
      telah ku kubur bersama pekat malam
      namun ia juga tak lekang
      terus dan terus membuntutiku
      hingga sebenarnya aku lelah, aku letih
      tapi rindu ini tak pernah bosan menyapa jiwaku

      makasih mas Aryo

      Hapus
    2. Sama-sama Miss Aida...

      Tetap cemungud..

      jangan menyerah yah miss aida...

      Hapus
    3. masih semangat kok mas Aryo heheh
      dan aku takkan pernah menyerah
      meski tubuhku telah terasa lelah

      Hapus
  2. wah keren puisi nya...?? ju2r saya g berani koment di sini,cz saya g bs merangkai kata2 sendah itu......??hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hadir di sini sudah membuat senang hatiku

      makasih tuk kehadirannya

      Hapus
  3. tiap siang kutitip rindu,
    lewat mentari atau lagit biru,

    kalau malam kutitip rindu,
    pada bintang atau bulan selalu,

    kalau saat gerimis atau hujan,
    kutitip salam rindu,
    pada derasnya lantunan waktu...

    kalau lagi pilu,
    kutitip rindu,
    kepada tulus do'a hatiku,

    semoga Tuhan kasih jalan menuju,
    dimana aku dan dia bisa berjodoh ketemu....

    puisi jiwaku...

    -------------------

    puisi yang buat rasaku mendayu-dayu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. telah ku titipkan rinduku
      pada angkasa putih siang itu

      pun telah ku kirim salam rindu
      lewat angin yang mendayu

      kepada Tuhan pun aku mohonkan
      tuk getar buluh rindu di hati sang pujaan

      namun kabar belum tersampaikan
      tapi ku tetap menunggunya penuh kesabaran

      Hapus
    2. jangan lelah berdo'a,
      sampai Yang Maha Kuasa,
      mendengar hati bicara,
      ingin benar2 bersua...

      akupun sama
      tanpa jera
      terus meminta
      semoga yang Kuasa
      mempertemukan aku dan dia...

      Hapus
    3. bait do'a selalu ku pinta
      untuk dia yang tak tau rimbanya
      hati pun tak pernah lelah meminta
      agar Tuhan mempertemukan kami berdua

      makasih untukmu

      Hapus
  4. super sekali puisinya...
    sungguh greget kalau aku baca puisi ibu.. ^_^,,,
    soalnya, terasa dalam hati..
    sungguh ibu.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. masak sih Lukman
      makasih banget yach....
      mungkin kita pernah mengalami hal yang sama
      sehingga aksara itu menyentuh hingga dalam dada

      Hapus
    2. benar sekali,,
      itulah yang membuatku greget, soalnya pernah mengalaminya.. :)

      Hapus
  5. apik..rangkaian kata yang sarat makna..selamat menyambut bulan suci Ramadhan dan selamat menjalankan ibadah puasa..maaf lahir batin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama - sama mas Hariyanto, selamat menjalankan ibadah puasa juga

      makasih tuk hadirnya

      Hapus
  6. Puisinya sangat indah sekali kawan
    sangat menyentuh jiwa
    Sulit bagi saya untuk membalas kalimat ini
    terutama membalas puisinya
    sangat indah
    Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, semoga hati menjadi bersih

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih tuk hadirnya disini

      Hapus
  7. ciyeee, pasti seneng bgt tuh yg diberi cinta plus baca puisi ini melayang-layang deh..
    :D

    BalasHapus
  8. Selamat berpuasa di bulan Ramadan, Semoga kerinduan kita terhadap Tuhan bisa lebih tersampaikan.

    BalasHapus
  9. Selamat menjalankan Ibadah Puasa Sobat. Maaf kalau sementara gak bisa rutin support seperti kemarin kemarin

    BalasHapus

Blog ini DOFOLLOW. Tuliskan comentar Anda, Anda akan mendapatkan blaclink secara otomatis.