Hatiku ini terlalu pedih
Apa kau tak punya perasaan
Apa kau tak punya hati
Aku sadar siapalah aku dimatamu
Aku di matamu hanyalah butiran debu
Aku hanya mengikuti hembusan angin yang kau tiupkan
Aku hanya mengikuti ke mana jejak kakimu membawaku melangkah
Kini aku terjatuh.....
Kini aku terhempas....
Langkah kakiku tersoak
Tak sedikitpun engkau bergeming tuk meraihku
Tak sedikitpun tanganmu terulur tuk mengapaiku
Bahkan tatap mata sinis kau lempar padaku
Riuh tepuk tanganmu memerihkan lukaku
Tiada kusangka....
Manis hanya di bibir saja
Nyata kini pahit kau tabur di dada
Sesalku tiada berguna
Aku mesti bangkit
Aku mesti bangun
Masih banyak di luar sana jemari tangan terulur dengan ihklasnya
Masih banyak senyuman manis menanti canda
Tetapi aku butuh waktu untuk beradaptasi dengan semuanya
Selamat tinggal aku ucapkan
Meski berurai air mata melangkah meninggalkanmu
Langkah kakiku takkan surut oleh karena penyesalanmu
Maaf sahabatku.....
Semua ini terlalu menyakitkan untukku
Engkau akan tetap menjadi sahabatku yang terbaik
Tetapi untuk saat ini aku tak bisa bersamamu
Sekali lagi maaf.....

sadis banget ya si dia... Tak sedikitpun engkau bergeming tuk meraihku
BalasHapusTak sedikitpun tanganmu terulur tuk mengapaiku
Bahkan tatap mata sinis kau lempar padaku
Riuh tepuk tanganmu memerihkan lukaku..
yah...
Hapusrasa lebid sadis dari syair yang ku tera
puisi yang keren nih..
BalasHapusmakasih....
HapusSayang sekali bila sebuah persahabatan harus berakhir secara memilukan.Luka hati bisa sirna, tetapi bekas luka itu tetaplah ada bekasnya.
BalasHapussungguh sangat sayang memang
Hapustapi hati terlalu sakit tuk terus bersama
Ketika hati terluka
BalasHapusKetika hati menangis kecewa
Disitu keluh dan kesah menggoda
Cinta adalah anugerah
Cinta adalah pelipur lara
Cinta juga biang dari segala bencana
Ketika umat lupa kepada siapa cinta yang utama
tetapi ini bukan luka dan kecewa karena cinta men...
Hapusini penghianatan dari seorang sahabat
yang ngakunya sahabat sejati
cintaku kepada apapun di bumi ini
takkan melebihi cintaku pada Robbku
Tuh kan ibu ini memang jagonya buat puisi..
BalasHapusyang membuat sang pembaca terbawa aliran bahasa sastranya..
puisi ini salah satu puisi kauliyah ibu.. ^_^..
dan aku sangat suka... ^_^
semangat terus yah bu..
maaf baru berkunjung, ada halangan yang menghadang didepan mataku tadi bu.. ^_^
so. jdi ketinggalan.. hehehe
maaf yah bu..
Kamu bisa aja dech...
Hapusaku sendiri gak tahu ini puisi apa
kurang begitu paham
yang aku tahu menulis...menulis... dan menulis
makasih tuk kunjungannya
biar lambat asal semangat OK
^_^ benar sekali, biar lambat asal selamat mpe tujuan..
HapusMudik kemana bu..? ^_^
andai saja persahabatan
BalasHapustak ada butir2 cinta berjatuhan
mungkin perasaan tak tersandung kesakitan
hikz...
aku masih sahabatmu
jangan tinggalkan ku
hehehe :)
persahabatan adalah persahabatan
Hapuspersahabatan tanpa rasa cinta
makasih masih menjadi sahabatku
aku takkan pernah meninggalkanmu
jadi jangan pernah pula engkau meninggalkan aku
tapi sahabat2ku menghilang
Hapussetelah mereka tak lagi lajang
dan ini aku membali datang
pertanda aku tak meninggalkanmu seorang...
sesuper apa sih kata-katanya menurutmu hehehe
BalasHapuscup cup...jangan sedih lagi ya mbak...:)
BalasHapusudah gak sedih Mami, kan udah di tengok Mami hehehe....)
Hapusyang sabar yah miss..
BalasHapusAryo masih disini untuk menemani miss Aida...
yang suabar yu
BalasHapussilaturahmi sob, salam kenal
BalasHapuspuisinya memang bagus dan indah sekali..
BalasHapussaya cuman kagum bagaimana bisa menciptakan puisi seperti ini yah...
bagaimana bisa bersedih jika sebenarnya kita tahu bahwa semua ini hanya fana :(
BalasHapusKita harus bangkit. Bangkit dali segala keterpurukan. Maju terus pantang mundur.
BalasHapussalam kenal ya
BalasHapus