Kamis, 05 April 2012

Seuntai Janji

Sunyi malam meluruhkan air mataku
Menanti seuntai janji yang pernah kau beri untukku
Dimana janjimu..........?
Yang dulu pernah kau ucap saat rinai senja di pelataran rumahmu

Seuntai janji kini masih ku nanti
Tiada kabar darimu
Tiada berita, tiada sapa
Apa lagi senyummu di hadapanku

Mungkin janji itu tiada arti bagimu
Terucap lewat lidah tak bertulangmu
Tahukah kau.....!!!!
Seuntai janjimu itu membersitkan luka di hatiku

Tak akan pernah ku lupa
Hingga detik akhir nafas hidupku
Seuntai janji mu kan tetap terpatri di sanubariku




READMORE - Seuntai Janji

Senin, 02 April 2012

Resep Nasi Uduk / Nasi Gemuk


Udah lama banget Musayadah blog gak posting kuliner. Kali ini aku mau posting kuliner nama resepnya " Resep Nadi Uduk / Nasi Gemuk " buat Anda pecinta kuliner nasi uduk atau yang biasa kita sebut dengan nasi gemuk mungkin sudah tak asing lagi. Nasi uduk adalah menu sarapan pagi ku ketika aku ngekos di Muara bungo. Nah buat Anda yang kepengen bisa membuat sendiri berikut resep nasi uduk/nasi gemuk simak yach.....

Bahan Nasi Uduk
  • 3 canting beras ( untuk cantingnya aku pakai kaleng susu indo milk )
  • 1000 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 3 lbr daun salam
  • 1 btng sereh
  • Garam secukupnya

Pelengkap
  • Sambal tomat
  • Teri goreng
  • Kacang Tanah goreng
  • Telur dadar ( iris-iris )
  • Tempe goreng
  • Mentimun

Cara membuat nasi uduk/nasi gemuk
  1. Cuci bersih beras
  2. rebus terlebih dahulu santan bersama daun salam, sereh, dan garam
  3. Jika sudah mendidih masukkan beras, masak hingga menjadi karon ( santan mengering) jangan lupa aduk sesekali supaya tidak gosong.
  4. Setelah kering angkat, diamkan sesaat.
  5. Panaskan dandang, pindahkan nasi yang masih karon kemudian masak hingga matang.
  6. setelah matang angkat, sajikan dengan pelengkap.

Nah gampang kan. Cobain masak sendiri yah.




READMORE - Resep Nasi Uduk / Nasi Gemuk

Kamis, 29 Maret 2012

Cakrawala Cinta

 



Mekar kuncup bunga di taman nirwana
Lembayung indah menghias cakrawala cinta
Angin bertaut putih mega di angkasa
Bening cinta sebening telaga
Dawai simponi cinta mengetarkan buluh asmara
Lembut mengalun selembut sutra
Menebar angan dibalik cakrawala cinta
Melayang di buih sanubari meraih mimpi


Cakrawala cinta bernyanyi di ujung senja
Mereguk cinta dalam cawan bahagia
Melebar senyuman perisai keindahan
Di lengkung asmara membuai rayuan
Tatapan mata sendu memandang
Di singgasana cinta bertahta keabadian
Cakrawala cinta berdaun asmara
Di ranting jiwa tebarkan pesona
Memilin rindu diantara sentuhan raga
Mendekap bahagia dalam pelukan cinta








READMORE - Cakrawala Cinta

Senin, 26 Maret 2012

SYAIR PUISI RINDU

Inilah syair puisi rindu, sengaja kutulis karna rindu dan cinta takkan pernah musnah dari muka dunia. Tentu saja syair puisi rindu ini aku dedikasikan buat sahabat semua yang saat ini sedang kelimpungan ngerasain gemuruh hati karena rindu.Inilah beberapa syair rindu ku


BUTIRAN RINDU

Butiran rindu berserakan di senja layu
Di pelataran sunyi nan biru
Ingin ku rengkuh cintamu dalam peluk ku
Mengapa tega kau tusuk rindu
Hingga pilu mengilas sanubariku
Sekeping hatiku kini merintih karnamu


GEMURUH RINDU
Gelisah kini membuncah
Luruh bersama air mata
Getir karna rindu menguncang jiwa
Sakit rasa di ulu dada
Mengapa harus ada rindu
Saat dirimu jauh dariku


PEDIHNYA RINDU
Letupan-letupan rindu menghentak dadaku
Menyentak sukma ku
Mencengkeram perasaan ku
Pahit getir di ulu hatiku
Meski lirih rindu menyapaku
Merinduimu menyiksa bathinku
Kerinduan terus mengerogotiku
Pedihnya cinta karena rindu terus mengetuk hatiku
Bertalu-talu membuat pilu sukmaku


CENDAWAN RINDU
Cendawan rindu telah merasuki tubuhku
Membawa firus yang mematikan detak jantungku
Melemahkan syaraf-syaraf sadar otakku
melenakan pada jurang penantian tak berkesudahan
Cendawan rindu mematikan naluri hatiku










READMORE - SYAIR PUISI RINDU

Sabtu, 24 Maret 2012

Sayangku Terlarang Untukmu




Sulit untuk ku pahami
Sulit untuk ku mengerti
Hati dan perasaan ku
Rasa cinta dan sayang ku


Harusnya cinta ini tak boleh ada di hatiku
Harusnya kerinduan ini tak ada lagi di hatiku

Tapi....
Betapa sulit melupakakmu
Betapa sulit membuang seluruh bayangmu
Betapa sulit berpaling darimu

Rindu dan sayangku terlarang untukmu
Sungguh....
Terlarang sudah cintaku padamu

Bagamana cara agar aku melupakanmu
Bagaimana melupakan cintamu

Ah....
Aku tak tahu
Yang aku tahu kasihku terlarang untukmu





READMORE - Sayangku Terlarang Untukmu

Sabtu, 17 Maret 2012

Goresan Suara Hati

Goresan ini bukanlah syair
Bukan pula puisi cinta sang pujangga
Ini hanya goresan suara hati
Yang terasa menikam sanubari
Goresan suara hati yang terluka
Luka karena cinta yang tak setia
Pedih nian terasa di dada
Haruskah ku mencarimu ke sana
Agar lepas beban di dada
Atau aku harus menunggumu hingga tutup usia
Lalu sampai kapan hati ini tersiksa
Tersiksa karna cinta tak menyatukan kita
Oh....kepada siapa harus kubagi duka
Duka yang takkan pernah ada penawarnya
telah kucoba melupakannya
Namun cinta terasa kian dalam padanya
Rindu terasa kian menyiksa bathinku
Oh.... hanya lengguhan panjang
Diujung nafasku


Untukmu yang disana
Tolong mengerti sedikit saja tentang hatiku
Tolong pahami perasaanku
Haruskah cinta ini menikamku


READMORE - Goresan Suara Hati

Jumat, 09 Maret 2012

Bara Api Cintamu

Guratan senja masih menghias di cakrawala
Anggun bak bidadari mengukir senyum
Sapa lembut mentari senja itu
Membangkitkan asa ku akan cintamu yang lama tenggelam
Sejalan senja yang mulai pulang ke pangkuan malam
Memerah bak bara api cinta yang menggelagak dalam dada
Bara api cinta yang sengaja kau sulut kembali
Kuncup mulai mekar meski di ujung senja
Alunan irama cinta mengalun senada melodi rindu
Senja baru saja tenggelam
Cinta terasa kian mendalam
Bara api cintamu telah memupus sepi ku
Tulus cinta yang kuberi kan terus ku jaga
Hingga bara cinta kan menyatukan kita dalam dekapan dawai asmara
Meski jarak dan waktu membentangi cinta kita
Bara cintaku takkan padam untukmu selamanya








READMORE - Bara Api Cintamu

Selasa, 06 Maret 2012

Gelegar Rinduku

Kasihku....
Dengarlah gelegar rinduku tangisan suara hati ku
Jangan hanya diam terpaku dan membisu
Pada pekat malam yang merinai kuukir kerinduan
Diantara bentangan waktu yang memisahkan
Gejolak malam membungkus sunyi
Hening hanya desah nafas terasa berkejaran
Deru menghitam pilu yang kian menikam
Pada tajam mata hati yang tak lagi sudi memandang
Cambuk rindu bergetar pada kerling yang menyambar
Rintih hati memasung jiwa dalam desah kerinduan
Gelerag rinduku tiada kau pedulikan
Sendiri....
Sunyi.... dalam rindu yang kau beri
Tiada kau acuhkan rasa yang dulu pernah kau semaikan
Dalam hening kau pasung rindu tak berkesudahan


READMORE - Gelegar Rinduku